MOUNTAIN SICKNESS

31 05 2010

Mountain sickness adalah penyakit ketinggian yang biasanya terjadi pada saat berada pada ketinggian di atas 2000mdpl (meter di atas permukaan laut). Hal ini disebabkan karena semakin tinggi suatu tempat maka semakin rendah kadar oksigennya.

Bila dibiarkan maka penyakit ini akan bertambah parah, bisa jadi penderita mengalami kehilangan panas tubuh atau biasa disebut Hyporthemia.

Baca entri selengkapnya »





HARUS HIDUP dalam Survival

31 05 2010

Survival adalah perjuangan untuk tetap bertahan hidup. Dalam artian mempertahankan diri agar tetap hidup dalam situasi yang buruk dan kritis yang dapat mengancam keadaan emosi, mental, fisik serta jiwa manusia.

Teknik bertahan hidup ini stidaknya harus dimiliki oleh seorang penggiat alam bebas yang hendak mendaki gunung atau bertualang di hutan. Karena bukan mustahil, suatu saat mereka akan mengalami kondisi kritis ini. Baca entri selengkapnya »





LATGAB Panjat Tebing Se-Jawa Timur 2010

25 05 2010

Pendahuluan :
Panjat Tebing merupakan salah satu olah raga alam bebas yang menuntut ketahanan fisik dan keutuhan mental yang sempurna . Dan tak lupa kejernihan pikiran dalam situasi dan kondisi tebing yang terkadang sulit diramalkan, maka dari itu hal yang diutamakan sebelum melakukan pemanjatan adalah matangnya persiapan.

Olah raga panjat tebing juga merupakan salah satu divisi yang terdapat di Organisasi-organisasi Pecinta Alam, divisi ini berkembang dengan pesatnya di dunia kepecinta alaman dan umumnya sangat digemari oleh kaula muda yang mempunyai jiwa petualangan. Jiwa petualangan dan semangat untuk mengeksplorasi alam demi menjawab rasa keingintahuan mereka sebagai kaula muda yang selalu rindu dengan tantangan, mendorongnya untuk selalu beraktifitas dan berkreatifitas yang positif.

Oleh karena itu sebagai media penyatuan konsep, ide ataupun materi panjat tebing antar Organisasi Pecinta Alam se Jawa Timur, untuk mempererat tali persaudaraan antar sesama pecinta alam, dan demi terealisasinya ‘Hasil Mandat Paket Kegiatan’ Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) XIII, kami Mahasiswa Pecinta Alam PAWITRA Universitas PGRI Adi Buana Surabaya bermaksud mengadakan Latihan Gabungan Panjat Tebing Se-Jawa Timur 2010.

Baca entri selengkapnya »





SELF RESCUE 2 (Power System)

19 05 2010

Pada Self Rescue bagian pertama sudah saya jelaskan mengenai teknik Croll to Croll, berikut ini akan saya jelaskan langkah-langkah Self Rescue dengan teknik Power System:

1. Pasang Cowstail (R) ke MR bagian atas (K)

2. Pasang Cowstail (K) ke MR bagian bawah (R)

3. Pasang Jumar (R) ke atas Croll (K)

4. Lepas Jumar (K)

5. Pasang Croll (R) di atas Croll (K)

6. Naik hingga beban ada di (R)

7. Buka Croll (K)

8. Pasang Descender (R) untuk beban turun

9. Buka Croll (R)

10. Buka Jumar (R)

Keterangan: Untuk teknik ini, usahakan korban lebih kecil beratnya.





SRT Equipment

6 05 2010

Peralatan ini menjadi peralatan pribadi untuk efisiensi tenaga dan efektifitas penelusuran, karena beberapa peralatan yang ada disesuaikan dengan tubuh pemakai.

Satu Set SRT terdiri dari

1. Seat harness.

Di gunakan untuk mengikat tubuh yang di pasang pada pinggang dan paha, macam dan bentuk seat harness yang biasa di pakai adalah

Avanti,Croll,Rapide,Fractio,

2. Ascender

Peralatan ini di gunakan untuk naik atau memanjat lintasan (tali). Ascender dibedakan menjadi dua, yaitu hand ascender yang digunakan untuk dipegang di tangan dan chest ascender yang di gunakan untuk di ikatkan di dada. Macamnya yaitu :

Hand jummar,Croll,Basic Jummar,Jumar,

3. Descender

Digunakan untuk memuat lintasan(tali), ada banyak descender yang di gunakan

Capstand : simple stop descender (bobin/non auto stop) dan auto stop descender

Whaletail, biasa digunakan para caver di Australia.

Rack : Open dan Close rack

Figure of eight

4. Mailon Rapide (MR)

Ada tiga macam, yaitu :

Delta MR, digunakan untuk menyambung (dua loop) seat harness

Semi Circular MR, digunakan untuk menyambung (dua loop) seat harness

Oval MR, digunakan untuk menyambung chest ascender dengan delta MR atau semi circular MR

5. Chest Harness

Di gunakan untuk mengikat seat harness dengan dada

6. Cows tail

Di buat dengan tali dinamik yang di simpul; dengan salah satu talinya lebih pendek. Tali yang pendek di gunakan sebagai pengaman/tambatan pengaman. Tali yang panjang di gunakan untuk menghubungkan hand ascender dengan tubuh. Di kedua ujung cowstail tersebut di pasang dua karabiner delta non screw

7. Foot loop

Di gunakan untuk pijakan kaki dan di hubungkan dengan ascender. Ada beberapa macam bentuk foot loop yang biasa di gunakan.





Caving Equipment 2(Team)

6 05 2010

Dalam penelusuran goa selain personal equipment kita juga wajib membawa perlengkapan team. Perlengkapan team itu antara lain:

A. Tali

Tali yang di gunakan harus benar-benar mempunyai kualitas yang baik dan memerlukan perawatan yang baik pula. Jenis tali di bagi menjadi :

Hawsterlet

Jenis ini tidak di pakai dalam penelusuran gua vertical. Berbentuk lilitan dari bahan nilon

Kernmantel

Di sebut jenis kernmantel karena mempunyai dua bagian yaitu bagian kern (bagian dalam/inti) dan mantel (bagian luar/pembungkusnya). Untuk vertical caving di gunakan jenis static rope. Kekuatan tali yang di gunakan biasanya harus mengalami uju kekuatan terlebih dahulu.

B.Ladders

Ladders atau tangga tali biasanya terbuat dari kawat baja atau dari tali dengan diameter tertentu (lebih kecil dari diameter tali yang di gunakan untuk vertical caving)

C.Tali pita (Webbing)

Berbentuk tabung ataupun pipih(plate), sangat berguna untuk pemasangan tambatan alam, deviasi maupun bentuk tambatan lainnya

D.Padding

Padding adalah pelindung tali dari gesekan. Biasanya di buat dari bahan terpal yang kuat menerima gesekan

Baca entri selengkapnya »





Caving Equipment 1(Personal)

5 05 2010

Dalam penelusuran goa seorang caver wajib membawa perlengkapan-perlengkapan caving yang dapat melindungi keamanan dirinya. Berikiut ini personal equipment yang wajib dibawa seorang cavers:

A. Helm Speleo

Helm yang di rancang untuk mampu menahan benturan maupun jatuhan batru dari berbagai sisi dan ketinggian tertentu. Mempunyai bagian yang berupa pita yang adjustable digunakan untuk mengikatkan helm pada kepala kita.

B. Boom.

Alat ini berupa tabung yang di hubungkan dengan sebuah slang ke helm. Terdiri dari dua bagian, tabung alas berguna untuk menampung air yang di lengkapi dengan regulator saluran gas dan lobang tempat pengisian air. Tabung bawah di gunakan untuk mengisi karbit.

C.Alat penerangan

Head Lamp

  • Elektrik : senter, head lamp
  • Non-elektrik : karbit, lilin

D. Cover all

Cover All

Adalah sebuah pakaian khusus untuk penelusuran gua. Pakaian ini pada bagian baju dan celana tersambung jadi satu. Bagian atas berlengan panjang. Coverall terbuat dari parasut yang tidak terlalu tebal. Pakaian ini berfungsi untuk melindungu tubuh kita dari gesekan dan menahan panas tubuh kita pada gua yang berair.

E. Sepatu

Sepatu yang biasa di gunakan adalah sepatu karet dan sepatu yang biasa di gunakan militer. Keduanya punya kelemahan dan kelebihan masing-masing.

F. Sarung tangan

Berfungsi untuk melindungi tangan dari panas karena gesekan tali ataupun melindungi tangan dari gesekan dengan dinding gua yang tajam dan kasar.

G. Pelampung

H. SRT set

1 Set Perlengkapan SRT